8 Pantai Surga Indonesia

Exoticism of a
Lelah setelah setelah menempuh perjalanan terbayar saat birunya laut memanjakan mata.
Di antara sekian banyak pantai, justru wisatawan mancanegara yang mempopulerkan pantai-pantai “perawan” tersebut. Pink Beach, misalnya.
“The real voyage of discovery consists not in seeking new landscapes, but in having new eyes.”

-Marcel Proust-

Ya, siapa yang tidak mengenal keindahan alam Indonesia. Dengan total hampir dua juta kilometer persegi, Indonesia mempunyai bentangan daratan dan kepulauan yang begitu luas dari penjuru barat hingga timur. Tidak heran jika negara ini mempunyai surga tersembunyi yang mengesankan untuk dijadikan tempat berlibur. Jangan melulu membayangkan Bali atau Jogjakarta jika tercetus ide untuk pelesiran. Banyak turis mancanegara yang justru menemukan hidden paradise di selipan Nusantara. Sebut saja Pink Beach di Flores atau Derawan di Kalimantan. Bahkan, Raja Ampat di tanah Papua sudah diakui oleh para divers dunia sebagai salah satu tempat menyelam terbaik di dunia. Bagaimana dengan tempat lainnya? Berikut ulasannya, siapa tahu dapat mengisi ide Anda mengisi waktu luang untuk melepas kepenatan.

1. Wakatobi

Sumber: bp.blogspot.com

Mungkin beberapa orang belum mengetahui bahwa Wakatobi bukanlah nama pantai atau nama sebuah pulau. Wakatobi merupakan akronim dari gugusan kepulauan di Provinsi Sulawesi Tenggara. Terdiri dari wilayah Wangi-Wangi, Hoga, Kadelupa, Tomia. dan Binongo. Wakatobi memiliki 750 dari 850 spesies koral di dunia, mengalahkan keindahan kepulauan Karibia. Pulau Tomia merupakan titik terindah menurut para penyelam yang pernah merasakan birunya lautan Wakatobi. Rute yang ditempuh untuk menuju Wakatobi adalah dari Jakarta kemudian transit di Makassar sebelum naik pesawat kecil berpenumpang tiga puluh orang sebelum akhirnya sampai di kota Wangi-Wangi.

2. Tanjung Bira

Sumber: besttravelpictures.com

Satu lagi surga tersembunyi yang mungkin belum diketahui banyak orang. Tanjung Bira, berjarak 40 kilometer dari Kabupaten Bulukumba yang terletak di Provinsi Sulawesi Selatan. Jika ingin menempuh perjalanan dari kota Makassar, maka akan memakan waktu selama tiga hingga empat jam. Kelelahan akibat perjalanan jauh itu akan lenyap seketika pasir putih dan deburan ombaknya mendera wajah. Tidak perlu khawatir memikirkan akomodasi yang tersedia di sana, karena akan banyak ditemui penginapan kelas internasional yang mungkin tidak Anda sangka.

3. Pink Beach, Pulau Komodo

Sumber: yptravel.com

Pulau Komodo rupanya tidak hanya terkenal akibat populasi komodo yang memang menjadi ikon hewan yang dilindungi dunia internasional. Pink Beach, atau dikenal juga sebagai Pantai Merah adalah satu objek wisata yang patut dikunjungi saat singgah ke Pulau Komodo. Turis asinglah yang memberi nama Pink Beach karena memang hamparan pasirnya yang berwarna merah muda, dan semakin memesona saat mentari terbenam. Warna merah muda itu terjadi akibat koral yang hancur dan membentuk pasir selama bertahun-tahun. Jika ingin menikmati indahnya Pink Beach, dapat ditempuh perjalanan menuju kampung Loh Liang yang bisa menjadi basecamp para turis sebelum menuju kesana. Perjalanan dari Loh Liang menuju Pink Beach memakan waktu sekitar 30 menit dengan menggunakan perahu.

4. Labuan Bajo

Sumber: 1.bp.blogspot.com

Cunca Mbeliling adalah salah satu objek wisata yang akan Anda temui saat pelesiran ke Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat. Geliat pariwisata di kota ini kian meningkat, terbukti dengan hadirnya lima hotel berbintang sejak tahun 2007. Apa yang menarik dari Labuan Bajo? Sebagai salah satu gerbang menuju Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo juga memiliki jejeran pantai perawan yang bahkan belum dinamai. Ada juga Pulau Rinca yang terkenal memiliki taman bawah laut sangat eksotis. Sebuah produk jamu lokal ternama bahkan secara khsusus ingin membangkitkan pariwisata di kota ini karena menyimpan ragam pariwisata alam dan budaya yang sangat menawan.

Rencana sederhana; temui surga mungil milik Indonesia

Ketinggian ombak di Mentawai yang mencapai 7 meter mengalahkan pantai Hawaii dan Haiti.
Wisatawan lokal justru terjebak dengan stigma bahwa menjelajahi pedalaman Nusantara membutuhkan biaya yang lebih mahal dibandingkan pelesiran ke luar negeri. Mengumpulkan dan saling bertukar informasi dapat memberikan gambaran yang jelas untuk mengunjungi salah satu objek wisata yang masih “perawan” di Indonesia.

5. Gili Air

Sumber: youonlyliveonce.com.au

Siapa yang tidak mengenal keindahan pantai yang terdapat dalam sekuel kedua film Arisan? Lokasi pengambilan gambar tersebut terletak di daerah Gili, di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Tidak jarang, para wisatawan biasanya mengambil rute penerbangan dari Jakarta, kemudian singgah dulu di Denpasar sebelum bertolak ke Mataram, Lombok. Alasannya, apalagi kalau bukan memuaskan hasrat mereka untuk melihat cantiknya Bali dan Gili sekaligus. Gili Air adalah salah satu objek yang kini paling populer di antara Gili Trawangan dan Gili Meno. Lokasinya yang masih sepi dan tenang membuat para wisatawan yang datang betul-betul bisa merasakan dirinya menyatu dengan eksotisme pantai di Gili Air.

6. Kepulauan Mentawai

Sumber: 2.bp.blogspot.com

Ada fenomena alam yang unik pasca diguncang tsunami dan gempa tahun 2004 dan 2010 silam. Garis pantai di Kepulauan Mentawai bertambah hingga 50 meter sehingga terbentuk taman laut yang muncul ke darat dan sangat menarik perhatian. Tidak hanya itu, bagi Anda penggila olah raga selancar, Kepulauan Mentawai memiliki kualitas ombak ketiga terbaik di dunia setelah Haiti dan Hawaii. Anda dapat menempuh perjalanan selama 12 jam dari kota Padang dengan menggunakan perahu bermotor. Jangan takut dibuat bosan dengan perjalanan yang memakan waktu lama, karena kebosanan Anda akan terbayar saat menginjak Muara Siberut. Memiliki 213 pulau, Kepulauan Mentawai juga tercatat sebagai salah satu jantung dunia karena disahkan UNESCO sebagai cagar biosfer tahun 1981.

7. Derawan

Sumber: derawanarchipelago.com

Objek wisata Derawan terletak di kota Berau, Provinsi Kalimantan Timur. Pulau Derawan dikelilingi oleh tiga pulau ekostis lainnya yaitu Pulau Sangalaki, Pulau Kakaban, dan Pulau Maratua. Ketiga pulau tersebut juga memiliki keindahannya sendiri yang sayang untuk dilewatkan saat Anda berlibur ke Pulau Derawan. Untuk mencapai Pulau Derawan, ambil rute penerbangan dari Jakarta menuju Balikpapan, kemudian lanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Berau dengan menggunakan perjalanan darat ataupun udara. Pulau Derawan juga terkenal dengan keindahan bawah lautnya yang masih alami. Yang paling terkenal adalah atraksi ubur-ubur air tawar yang sangat jinak dan akan mengelilingi Anda saat menyelam.

8. Raja Ampat

Sumber: 1.bp.blogspot.com

Inilah primadona wisata bahari Indonesia saat ini. Begitu banyak orang yang terpikat dengan keelokan alam laut dan pantai di Raja Ampat. Memang, untuk sebagian orang memang sulit membayangkan bagaimana bisa mencapai Raja Ampat yang terletak di Provinsi Papua barat. Namun, bagi Anda yang betul-betul ingin mencicipi pesona pantai cendrawasih itu disarankan untuk mematangkan rencana perjalanan. Usahakan untuk sering memantau rute penerbangan dari Jakarta menuju Sorong, dan pastikan kondisi musim sedang baik untuk melakukan perjalanan ke Raja Ampat. Setelah Anda sampai di Pulau Waigeo, Anda dapat menemukan beberapa penginapan yang cukup baik untuk ditempati. Pulau Wayag adalah ikon Raja Ampat yang sangat populer. Dengan gugusan pulau-pulau kecil dan laut biru yang seolah menggenang di antaranya, tidak heran jika keindahan Raja Ampat diakui dunia internasional.

Pantai-pantai tersebut hanyalah sebagian kecil objek wisata tersembunyi yang dimiliki oleh Indonesia. Beberapa wisatawan justru tidak setuju jika lokasi-lokasi tersebut dipublikasikan karena justru akan merusak kebersihan dan ekosistemnya jika semakin banyak orang yang berkunjung ke sana. Satu hal yang perlu diperhatikan saat Anda ingin melakukan perjalanan adalah, rencanakan secara detail program pelesiran Anda. Banyak mengumpulkan informasi penting untuk dilakukan, jangan sampai Anda ingin ber-cast away yang terjadi adalah tersesat betulan. Life will find a way, and nature gives you the way! 

Sumber : http://www.talkmen.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s