19 Tahun Kematian Kurt Cobain

https://i2.wp.com/www.musicroom.com/blog/wp-content/uploads/Nirvana-Kurt-Cobain-B10006103.jpg
Kurt Donald Cobain: a brief history
Sosok yang bergabung dalam daftar Club 27.
Kisah fenomenal sang king of grunge di era 90an.

Pada 5 April lalu, jutaan orang di dunia mengenang momen yang dikenal sebagai salah satu misteri yang hampir tak bisa dipecahkan: kematian sang raja musik grunge, Kurt Donald Cobain. Kematian Kurt Cobain  membuat banyak orang penasaran, dan tentu saja, sangat kehilangan. Selain itu, kisah kematian ini disandingkan juga dengan peristiwa lainnya seperti misteri kematian sang rapper, Tupac Shakur dan misteri pertukaran jiwa Robert Johnson dengan setan dalam daftar Top 100 Rock Moments of All Time milik NME.

Kurt Cobain dilahirkan di Aberdeen, Washington pada 20 Februari 1967 dan telah menunjukkan minatnya pada dunia seni sejak kecil. Cobain kecil menghabiskan waktunya dengan mendengar pertengkaran dan teriakan orangtuanya yang bermasalah dan berujung pada perceraian. Entah kenapa, kisah tentang kehidupan penuh masalah seperti Kurt Cobain terkadang menjadi dasar terbentuknya bakat seorang jenius. Cobain menjadi pelindung bagi adik perempuannya, Kim, yang lahir pada 1971 dan harus terbiasa mendengar bantingan benda berbahaya dan kata-kata kotor yang dilontarkan orang tua mereka.

Kurt Cobain sudah harus mengalami kehidupan keras sejak kecil.

Sumber: pinterest.com

Cobain tidak pernah segan untuk mengungkapkan kemarahannya di atas panggung, karena hal-hal buruk yang menimpa dirinya sewaktu kecil sudah terlalu sulit untuk ditahan lagi. Ia mulai mengenal obat-obatan terlarang ketika remaja, dengan berbagai jenis yang sulit diidentifikasi karena percampuran yang parah dengan alkohol. Cobain bahkan menjadi pecandu berat heroin ketika ia berada di puncak kesuksesan, ia rela menghabiskan $400 per hari demi barang tersebut. Tidak stabilnya masa remaja Cobain tidak membuatnya sebagai orang bodoh, karena Cobain mampu membuat para guru sekolahnya di Aberdeen terkesima dengan talenta seninya yang luar biasa.

Selain heroin, Kurt Cobain adalah seorang pecandu musik punk rock sejak berkenalan dengan Buzz Osbourne yang merupakan personil dari band bernama The Melvins. Cobain dikenalkan dengan band seperti Sex Pistols, yang akhirnya banyak mengubah hidupnya sejak saat itu. Ia mulai terpengaruh dengan idealisme punk dan mulai meninggalkan rumah dengan berpindah ke berbagai tempat dengan menumpang pada teman-temannya. Cobain makin berandal dengan melakukan tindak kriminalitas dalam skala kecil seperti mencoret-coret fasilitas umum hingga tertangkap polisi.

Terbentuknya Nirvana dan kesuksesan Nevermind

Pertemuannya dengan Krist Novoselic yang merupakan teman hangout bersama personil The Melvins menjadi titik awalnya terbentuknya Nirvana. Merekrut drummer lokal, Aaron Burckhard, mereka bertiga membentuk Nirvana dan merekam single pertama berjudul Love Buzz yang dirilis melalui label indie Sub Pop Records. Nirvana mulai mengadakan gig kecil dan mulai meramaikan music scene di Seattle yang saat itu sedang berkembang. Mereka mencoba peruntungan dengan merilis full album perdana berjudul Bleach pada 1989, namun album ini tidak mampu menyita perhatian banyak orang. Walaupun dianggap gagal, bakat Cobain mulai terlihat dalam album Bleach dengan adanya track fenomenal seperti About a Girl.

Formasi awal Nirvana bersama Aaron Burckhard, sebelum datangnya Dave Grohl.

Sumber: scoopweb.com

Cobain merasa bahwa Sub Pop menganaktirikan Nirvana dan lebih menaruh perhatian pada band-band besar seperti Mudhoney atau Soundgarden. Hal ini memicu perpindahan Nirvana menuju major label Geffen Records. Sebelum menandatangani perjanjian dengan Geffen, Nirvana telah membentuk fondasi mereka yang lebih matang dengan melakukan tur bersama Sonic Youth yang sedang booming di tahun sebelumnya. Nirvana juga sempat mengalami beberapa perubahan dengan keluarnya sang drummer yang akhirnya digantikan remaja berambut gondrong bernama Dave Grohl, yang saat itu bermain bersama band hardcore asal Washington DC bernama Scream. Di tahun yang sama, Cobain bertemu dengan Courtney Love, rocker wanita yang menjadi vokalis dalam band Hole.

Kepindahan Nirvana menuju Geffen adalah tonggak sejarah penting, awal dari kelahiran album Nevermind yang menyita perhatian industri musik di seluruh dunia. Fenomenal, Nevermind yang direkam di studio legendaris bernama Sound City di California melejit dan merobohkan era heavy metal dan slow rock yang saat itu menjadi trend. Led Zeppelin, Def Leppard dan band-band lain yang berisikan para guitar heroes langsung tumbang karena keperkasaan Nevermind. Bahkan, band metal legendaris Metallica dikabarkan mengirimkan fax langsung pada Nirvana untuk mengungkapkan kekaguman mereka atas Nevermind:

“We really dig Nirvana. Nevermind is the best album of the year. Let’s get together soon, Metallica. PS: Lars hates the band.”

Track Smells Like Teen Spirit yang merupakan single terbaik yang pernah ditulis oleh Nirvana memiliki cerita unik. Judul lagu tersebut keluar dari mulut Kathleen Hanna, personil band punk rock bernama Bikini Kill yang saat itu berdebat dengan Cobain pada suatu malam. Keesokan harinya ketika Cobain terbangun, ia menemukan catatan yang bertuliskan: “Kurt Smells Like Teen Spirit” di tembok kamar hotelnya. Teen Spirit adalah merek deodorant yang digunakan Hanna, namun Cobain tidak memperdulikan hal tersebut karena ia jatuh cinta dengan kalimat yang terdengar catchy itu.

Kesuksesan Nevermind membuat Cobain dijuluki sebagai penulis lagu terbaik dalam generasinya. Hal ini menjadi tekanan yang berat bagi Cobain dan membuatnya cukup stress, sehingga ia mulai mengkonsumi heroin dalam jumlah banyak. Cobain juga semakin dekat dengan Courtney Love bahkan sebelum Nevermind dirilis, dan mereka akhirnya menikah pada 1992 dengan memiliki seorang anak perempuan bernama Frances Bean Cobain.

Cobain family. Frances Bean looks just like her dad.

Sumber: tumblr.com

Hubungan Cobain dan Love sangat dibenci oleh sang drummer, Dave Grohl tanpa sebab yang pasti, bahkan masalah Grohl dan Love masih panas dan tidak kunjung reda hingga sekarang. Pernikahan Cobain dan Love tidak selancar yang dipikirkan, salah satu penyebabnya adalah karena mereka berdua adalah pecandu heroin yang sama-sama susah mengontrol emosi masing-masing. Cobain menuangkan masalahnya dalam album In Utero yang dirilis pada 1993 dengan adanya lagu-lagu seperti Heart Shaped Box, All Apologies dan Scentless Apprentice. Nirvana makin meraih kesuksesan namun hidup Cobain semakin tidak stabil, berbanding terbalik dengan kariernya yang melambung. Walaupun begitu, Cobain masih aktif dalam band ini seperti mengadakan konser akustik MTV Unplugged di New York, dengan memainkan lagu-lagu dengan musisi yang banyak memberikannya inspirasi seperti Bob Dylan dengan lagu The Man Who Sold The World.

The end of an era

Akhir kehidupan Cobain telah terbaca sebulan sebelumnya, sejak ia mengajak keluarganya untuk berlibur di Eropa. Di sebuah kamar hotel di Roma Italia, Courtney Love memergoki Cobain yang mencoba bunuh diri dengan mengkonsumsi heroin hingga overdosis. Dalam keadaan koma, Cobain dibawa ke rumah sakit.

Saat kembali ke Amerika, Cobain mulai bertindak tidak wajar dengan menghabiskan waktu sendiri dalam keadaan mabuk, bahkan mengunci dirinya di dalam toilet. Love mulai khawatir dan semakin sering mengontrol keadaan Cobain dengan mengambil obat-obatan serta senjatanya, kemudian membawa Cobain menuju rehabilitasi pada akhir bulan Maret. Cobain memang benar-benar mengikuti proses rehab, namun ia kabur dari tempat tersebut beberapa hari kemudian.

8 April 1994, Kurt Cobain ditemukan tewas dengan pistol di mulutnya di rumahnya sendiri. Para ahli forensik memperkirakan bahwa Cobain telah meninggal sejak 5 April dengan meninggalkan catatan yang ditujukan bagi para fans dan keluarganya. Namun kematian Cobain masih menjadi pertanyaan, Love bahkan dikaitkan dengan percobaan pembunuhan pada Kurt Cobain. Banyak pertanyaan yang tidak pernah terjawab, namun suatu fakta terungkap tentang keluarga Cobain: dua orang paman Kurt Cobain tewas bunuh diri dengan menembakkan pistol ke kepala mereka. Sebelum meninggal, Cobain meninggalkan sebuah suicide note yang ditujukan pada Boddah, teman imajinasinya sejak kecil serta para fans dan keluarganya.

To Boddah,”Speaking from the tongue of an experienced simpleton who obviously would rather be an emasculated, infantile complainee, this note should be pretty easy to understand [..]”

Bagian akhir dari suicide note milik Cobain.

Sumber: kurtcobain.com

Sudah hampir dua dekade sejak kematian Cobain dan jutaan orang masih merindukannya. Kurt Cobain masih menjadi inspirasi bagi banyak orang, dari kalangan musisi ternama hingga para fans yang mencoba mengikuti jejak panjang Cobain sebagai seorang game changer. We miss you, Kurt…

Sumber : http://www.talkmen.com/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s